Dasar Elektronika dan Trouble Shooting Modul Ac Split Bagian 3

0
673
Artikel Sebelumnya

Bagian Bagian Control AC Split dan Fungsinya.

  1. Microcontrol
    Micro control Merupakan IC yg dapat di Program sesuai dengan kebutuhan,Misalkan Untuk Control AC maka IC di program untuk dapat menunjang Kinerja dari AC,Seperti Membaca suhu Temperatur indoor,Temperature Ambient,Mengetahui Kecepatan Fan,Delay Kompressor,Sistem Proteksi dan error indicator.Program nantinya akan mengolah data data tersebut menjadi sebuah Logika untuk menjalan kan system dengan aman.
    IC micro control Terdiri dari Beberpa Pin in/out,Pin in menerima masukan  Dari Sensor dan Tombol Seperti Thermis Ruangan,Thermis Pipa,Sensor Tegangan,Sensor Kecepatan Fan dan tombol On/off. Pin out Merupakan Keluaran  Microcontrol yg berupa Arus listrik Yg masih kecil,nantinya Arus ini akan di perkuat Oleh bagian IC penguat untuk Mengaktifkan Relay,Motor steper maupun SSR motor Fan.
    Micro control Menggunakan Catu daya/Power Suplly Sebesar 5Vdc,Konfigurasi PIN Tergantung Type dari Type Microcontrol.
    Contoh Gambar dan Konfigurasi Pin

  1. Power Suply
    Power Suply Merupakan rangkaian sumber tegangan untuk kerja micro control,Suply tegangan terdiri dari 5Vdc untuk supply Micro control dan 12 Vdc untuk Suply Driver motor.
    Tegangan input sendiri masih tegangan PLN 220Vac,Untuk menghasilkan Tegangan 5V dan 12V diperlukan Rangkaian Regulatotor Untuk Menurunkan Tegangan dan Merubah Arus AC Menjadi DC.
    Regulator sendiri ada dua Macam Yaitu- Sytem Tranformer
    Regulator ini menggunakan trafo untuk menurunkan tegangan dari tegangan 220Vac menjadi tegangan Yg lebih Kecil. Tegangan Tersebut masih berupa tegangan Bolak balik/AC untuk itu diperlukan Penyearah,Kapasitor,dan IC Regulator untuk menghasilkan tegangan Yg Konstan.
    Rangkaian Power Suply

     

     

     

    Cara Kerja :
    > Trafo menurunkan tegangan 220V menjadi 12V-15V.
    > Dioda Bridge Merubah Arus AC Menjadi DC,Kapasitor ( ELCO ) Menyimpan dan Menyempurnakan Tegangan DC.
    > IC 7812 Menurunkan tegangan dari 15VDC Menjadi 12 Vdc Hal ini bertujuan untuk menghasilkan tegangan Yg konstan,Tidak Terpengaruh oleh Perubahan tegangan PLN.
    > IC 7805 Menurunkan tegangan dari 12Vdc menjadi 5Vdc,untuk supply Micro control.

    – System Switching
    Pada power supply sistem switching, sinyal AC dari tegangan jala-jala listrik 220V disearahkan lebih dahulu menjadi tegangan DC melalui sebuah rangkaian dioda penyearah dan elko. Tegangan DC hasil penyearahan ini kemudian disaklar on-off secara terus menerus dengan frekuensi tertentu,Oleh IC atau transistor.
    SKema Regulator Swicting ac Samsung

     

    Cara Kerja :
    > Dioda Bridge merubah Tegangan 220Vac Menjadi sekitar 300 Vdc ,Dan Disempurnakan &diratakan Oleh  Elco
    > IC TNY Menswitching/Memberi Pulsa on off Pada Lilitan Primer Ferit Transformer,Besarnya Frequenzi berkisar 200Khz perdetik
    > Pada Lilitan Sekunder menhasilkan Tegangan sekitar 12Volt,Tegangan DiSearahkan dan di Sempurnakan Oleh Elco
    > IC 7805 Menurunkan tegangan Menjadi 5Vdc.
    > IC 817 berfungsi sebagai Stabiliser tegangan Output, IC 817 Mendapat tegangan dari Output dan Mengirim Sinyal / Perintah pada IC TNY untuk Mengurangi atau menaikan Frequnsi Apabila terjadi perubahan Tegangan Output.

  2. Penguat Output Micro Control

Telah kita ketahui bahwa Tegangan Output dari Micro Control Masih lemah,Untuk Menaikan nya diperlukan Rangkaian Penguat  supaya dapat mengaktifkan Motor atau relay ( Kecuali Indikator Led sudah mampu di aktifkan langsung Oleh Microcontrol ).
Penguat pada control AC umumnya menggunakan IC ULN 2003.

Gambar ULN 2003

IC ini mempunyai 16 kaki terdiri dar tegangn input Vcc 12volt ( Pin 9 ),Ground ( Pin 8 ),Input ( Pin 1-Pin 7 ) Pin out ( Pin 10-Pin 16 ).
Cara kerja IC ini Pin Input Menerima sinyal dari Micro control dan akan mengaktifkan Pin Out untuk menjalankan relay atau Motor

Disusun dan dipublikasikan oleh BIRO LITBANG APITU Indonesia
PUJIONO/red

Komentar dengan Facebook