Koordinasi persiapan Asesemen witness antara Pengurus APITU dan LSP TPTU

0
657

Apitu.org–Jakarta-Lembaga Sertifikasi Profesi Teknik Pendingin dan Tata Udara ( LSP TPTU ), Lembaga Sertifikasi Profesi P3 yang pendiriannya di dirikan Oleh APITU Indonesia ( Perkumpulan Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia ) dan didukung oleh Kementrian Perindustrian sebagai penanggung jawab sektor , khususnya Pusdiklat Perindustrian dengan Nomer Surat : 1467/SJ-IND.7/5/2018, tanggal 30 Mei 2018. Dan LSP TPTU telah dilisensi oleh BNSP pada tanggal 24 April 2018, SK lisensi BNSP No. :.,KEP.0456/BNSP/IV/2018, dengan ruang lingkup bidang Teknik Pendingin Tata Udara yang merupakan salah satu bidang prioritas di Era Masyarakat Ekonomi Asia ( MEA )
Sehubungan dengan program Indonesia Kompeten tahun 2018 – 2019, LSP TPTU akan segera melaksanakan uji kompetensi kepada Teknisi Pendingin Tata Udara Indonesia diwilayah seluruh Indonesia, dibutuhkan Asesor kompeten untuk propinsi – propinsi di Indonesia. Untuk membantu kami dalam proses pelaksanaan uji kompetensi yang akan diselenggarakan olek LSP TPTU.

Suasana Rapat
Suasana Rapat

Hari ini Sabtu 04/08/2018 bertempat di Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi Teknik Pendingin Tata Udara Pulogebang Jakarta, mengadakan rapat koordinasi antara Pengurus APITU Indonesia dengan Pengurus LSP TPTU. Hadir dalam rapat tersebut Ketua Umum Apitu Indonesia H. Moch Zainul Arifin dan juga Ketua LSP TPTU H. Nur Ehkwan. Rapat juga dihadiri beberapa elemen Pengurus baik dari Apitu Indonesia maupun dari LSP TPTU diantaranya : Pri Nurhartono ( Sekum APITU ) Mochammad Riduwan ( Waketum APITU ), Robiatun Adawiah ( Wabendum APITU ), Darwan ( APITU ), Robert Silalahi ( LSP ), Arbain ( LSP ).

H. Moch Zainul  Arifin (kiri)  H. Nur  Ekhwan  (kanan)
H. Moch Zainul Arifin (kiri) H. Nur Ekhwan (kanan)

Beberapa telah hal penting telah dibicarakan dalam Rapat tersebut diantaranya memenuhi kebutuakan Asesor Untuk LSP TPTU sehingga mempermudah Asesmen kepada Teknisi di seluruh Indonesia.

Dipublikasikan oleh Pusat Data APITU Indonesia
Mujiono/red

 

 

 

Komentar dengan Facebook