Kopdar dan Sharing Ilmu Tehnik APITU DPC Bogor Raya

0
120

Apitu.org. Bogor~Salah satu kota di Jawa Barat yang terkenal dengan wisata puncaknya yaitu kota Bogor. Di mana Asosisasi Perkumpulan Praktisi Pendingin dan Tata Udara ( APITU ) juga sudah berkembang di kota tersebut.

Hal tersebut dapat kita lihat dengan adanya Dewan Pengurus Cabang ( DPC ) APITU di kota Bogor ini, yang berarti APITU DPC Bogor di bawah kepengurusan APITU DPD Jawa Barat.

Tepatnya pada hari Selasa (26/3/2019), para anggota APITU DPC Bogor sepakat untuk berkumpul di kediaman salah satu anggota, sebut saja namanya Deni Andrian.

Tujuan berkumpul atau sering juga kita sebut kopdar, selain untuk ajang silaturahmi antar anggota, juga untuk sharing ilmu tehnik mesin pendingin.

Sharing ilmu kali ini bertemakan mengenai masalah kompresor tidak mau running saat voltase listrik sudah sampai ±170 V. Beberapa alat untuk praktek pun sudah disiapkan oleh Deni Andrian sebagai tuan rumah, seperti :

  • Unit AC Split Wall 1 PK
  • Mesin Vacum
  • Refrigerant R134a, R22, R140a, dan R32
  • Stabilizer

Stabilizer digunakan untuk merekayasa voltase listrik agar bisa di atur drop tegangannya. Langkah pertama yang dilakukan adalah dengan mengosongkan gas refrigerant yang ada di dalam unit kompresor, lalu mengisinya dengan refrigerant R134a sekitar 60% atau 40% refrigerant di bawah tekanan yang tertera di name plate.

Baca juga : DPC Bogor Raya Raih Penghargaan Peserta Terbanyak di Event SMR APITU DPD Jabar dengan Tuan Rumah APITU DPC Ciayu majakuning

Training atau praktek dipimpin oleh Kaeroni Hardi, berdasarkan pengetahuan dan pengalaman beliau dibidang AC Split Wall, yang juga pernah mengalami kendala seperti kompresor tidak mau running saat voltase listrik sudah mencapai ±170 V.

Kaeroni Hardi berbagi ilmu tersebut atas dasar kepeduliannya terhadap anggota, dengan tujuan jika suatu saat ada dari anggota mengalami masalah yang sama di lapangan, sehingga sudah tahu langkah apa yang harus dilakukan.

Allhamdulillah, uji coba tersebut berhasil dengan mixing R22-R32-R410a dengan bahan R134a setelah dikuras. Semoga gerakan berbagi ilmu tersebut juga dapat di contoh oleh anggota APITU di daerah lain, sehingga dapat menambah keahlian dan profesionalitas praktisi terutama yang tergabung dalam APITU Indonesia.

Baca juga : Pelatihan Teknisi Hydrocarbon di GEMARI CSR INDOCEMENT bersama Pertamina dan Apitu DPC Bogor Raya

Laporan Biro IT & Publikasi APITU DPD Jawa Barat
Hendra Setiawan

Komentar dengan Facebook