SURABAYA – Dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat standardisasi dan kualitas sumber daya manusia di bidang pendingin dan tata udara, Dewan Pengurus Daerah (DPD) APITU Jawa Timur sukses menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi (Ujikom) Level 4 bagi teknisi tata udara dan chiller. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan profesionalisme praktisi HVAC di wilayah Jawa Timur.

Pelaksanaan ujian kompetensi berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Kantor Sekretariat DPD APITU Jawa Timur, Surabaya. Ujikom Level 4 merupakan jenjang kualifikasi tingkat lanjut yang menuntut pemahaman komprehensif, tidak hanya pada sistem tata udara presisi, tetapi juga pada sistem chiller yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi serta membutuhkan keahlian teknis mendalam.

Proses asesmen dalam kegiatan ini dipandu langsung oleh asesor berpengalaman dari Lembaga Sertifikasi Profesi Teknisi Pendingin dan Tata Udara (LSP TPTU), yakni Bapak Nunus Agung Wiratno, S.T. Kehadiran LSP TPTU memastikan bahwa seluruh rangkaian pengujian berjalan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sehingga hasil sertifikasi memiliki kredibilitas dan diakui secara nasional.

Pada pelaksanaan kali ini, terdapat tiga peserta yang mengikuti Ujikom Level 4, yang seluruhnya merupakan teknisi senior dengan pengalaman di bidangnya, yaitu Bapak Puji Mulyo, Bapak Anton Kurniawan, dan Bapak Achmad Teguh Prihatin.

Untuk dapat dinyatakan kompeten pada level ini, peserta diwajibkan melalui lima tahapan pengujian yang dirancang untuk mengukur kemampuan secara menyeluruh, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan praktik. Tahapan tersebut meliputi registrasi dan sosialisasi, tes tertulis, ujian praktik, tes wawancara, hingga penyampaian hasil akhir.

Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi ini, DPD APITU Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing teknisi pendingin di era industri yang semakin menuntut standar tinggi. Sertifikasi kompetensi diharapkan mampu menjadi tolok ukur profesionalisme, sehingga para teknisi dapat memberikan layanan yang lebih aman, efektif, dan terpercaya, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun sektor industri.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian hasil akhir ujian, yang diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian bagi para peserta, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh praktisi HVAC untuk terus mengembangkan kemampuan dan meningkatkan jenjang kompetensi di masa mendatang.

Dilaporkan oleh Biro IT dan Publikasi DPD Jawa Timur
Fariz-

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *