BLITAR – Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia industri dan dunia pendidikan vokasi, Dewan Pengurus Daerah (DPD) APITU Jawa Timur sukses menyelenggarakan pelatihan intensif bidang teknik pendingin dan tata udara di SMK Katolik Santo Yusup Blitar. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 25–26 Juni 2026, difokuskan pada peningkatan kompetensi pendidik melalui materi maintenance, troubleshooting Air Conditioner (AC), serta penyiapan alat peraga praktikum guna mendukung proses pembelajaran dan uji kompetensi siswa.

Program pelatihan ini ditujukan khusus bagi para pendidik dan tenaga kependidikan sebagai langkah strategis dalam mencetak trainer internal sekolah yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. Dengan demikian, sekolah diharapkan mampu menyelenggarakan pembelajaran praktik yang lebih berkualitas sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja secara profesional.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMK Katolik Santo Yusup Blitar tersebut dihadiri langsung oleh Ketua APITU DPD Jawa Timur, Ihat Rustandi, bersama jajaran pengurus. Kehadiran rombongan APITU disambut hangat oleh manajemen sekolah, para guru, dan seluruh peserta pelatihan yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal kegiatan.

Komitmen Bersama Membangun SDM Vokasi yang Berkualitas

Dalam sambutannya, Ketua APITU DPD Jawa Timur, Ihat Rustandi, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antara APITU dengan SMK Katolik Santo Yusup Blitar. Menurutnya, kemitraan antara organisasi profesi dan lembaga pendidikan merupakan langkah penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten serta siap menghadapi tantangan industri pendingin dan tata udara yang terus berkembang.

“Kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh APITU Jawa Timur, yang secara khusus difokuskan pada peningkatan kompetensi di bidang teknik pendingin dan tata udara bagi pendidik dan tenaga kependidikan, semoga dapat memberikan manfaat nyata serta membawa dampak positif bagi seluruh peserta,” ujar Ihat Rustandi.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil APITU DPD Jawa Timur oleh Puji Mulyo dari Biro SDM dan Litbang. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai peran APITU dalam meningkatkan profesionalisme praktisi HVACR di Indonesia sekaligus memperkenalkan berbagai program pengembangan kompetensi yang telah dijalankan.

Memasuki sesi inti, para peserta mengikuti pelatihan teknik AC residensial yang dipandu oleh instruktur dari Biro SDM bersama tim pengurus APITU DPD Jawa Timur.

Materi Pelatihan Menggabungkan Teori dan Praktik

Pelatihan dirancang secara komprehensif dengan mengombinasikan pembelajaran teori dan praktik langsung (hands-on experience) agar peserta memperoleh pemahaman yang aplikatif sesuai kebutuhan di lapangan.

Hari Pertama: Penguasaan Dasar Teknik Pendingin

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai dasar-dasar teknik instalasi dan mekanikal AC, meliputi:

  • Teknik flaring, swaging, dan brazing pada pipa tembaga.
  • Pengenalan berbagai peralatan kerja khusus HVACR.
  • Identifikasi komponen utama pada unit AC split.
  • Standar operasional dan prosedur instalasi AC sesuai praktik industri.

Materi ini menjadi fondasi penting bagi para guru dalam memahami proses instalasi yang benar sehingga dapat diterapkan saat mengajar praktik kepada siswa.

Hari Kedua: Instalasi, Kelistrikan, dan Troubleshooting

Hari kedua difokuskan pada praktik lapangan serta analisis sistem pendingin, dengan materi yang meliputi:

  • Prosedur vakum sistem pendingin yang benar sebelum pengoperasian unit.
  • Pengukuran parameter penting seperti arus listrik (ampere), tekanan refrigeran, dan temperatur kerja AC.
  • Teknik menentukan terminal CSR (Common, Start, Run) pada motor kompresor dan motor kipas.
  • Pemahaman skema kelistrikan pada unit outdoor AC.
  • Simulasi troubleshooting berbagai gangguan sistem pendingin.
  • Edukasi prosedur perawatan berkala dan pencucian AC sesuai standar industri.

Melalui praktik langsung tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep teori, tetapi juga memperoleh pengalaman teknis yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.

Antusiasme Peserta dan Harapan Kolaborasi Berkelanjutan

Selama dua hari pelaksanaan, seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat. Diskusi interaktif antara instruktur APITU dan para guru berlangsung aktif, mencerminkan tingginya kebutuhan akan pembaruan kompetensi di bidang teknik pendingin dan tata udara yang terus mengalami perkembangan teknologi.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana bertukar pengalaman antara praktisi industri dan tenaga pendidik sehingga tercipta keselarasan antara kurikulum pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol terjalinnya kemitraan yang semakin erat antara APITU DPD Jawa Timur dan SMK Katolik Santo Yusup Blitar.

Melalui program pelatihan ini, APITU DPD Jawa Timur berharap kolaborasi dengan institusi pendidikan vokasi dapat terus diperluas sebagai bagian dari upaya mencetak tenaga kerja bidang pendingin dan tata udara yang kompeten, profesional, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional. Dengan dukungan tenaga pendidik yang semakin kompeten, diharapkan lulusan SMK Katolik Santo Yusup Blitar mampu memenuhi kebutuhan industri HVACR yang terus berkembang di Indonesia.

Dilaporkan oleh Biro IT dan Publikasi DPD Jawa Timur
-Fariz

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *