SURABAYA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU) Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang Heating, Ventilation, Air Conditioning and Refrigeration (HVACR).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Program Mandiri Level 4 Skema Teknisi AC Central dan Chiller yang digelar di Sekretariat DPD APITU Jawa Timur, Surabaya, pada 5 September 2026.

Kegiatan ini diikuti tiga teknisi profesional yang berasal dari perusahaan di bidang terkait. Mereka adalah Moch. Rizal Efendi dan Agung Sanjaya Saputra dari PT. Bukaka Inti Aircon, serta Apik Kanang Triono dari PT. Interbat.

Pelaksanaan uji kompetensi dipandu langsung oleh Asesor LSP TPTU, Budiono, sedangkan kegiatan secara resmi dibuka oleh Biro Litbang dan SDM DPD APITU Jawa Timur, Puji Mulyo.

Mengukur Kompetensi Teknisi AC Central dan Chiller

Uji Kompetensi Program Mandiri Level 4 Skema Teknisi AC Central dan Chiller merupakan bagian dari upaya untuk memastikan para teknisi memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar pekerjaan di bidang tata udara, khususnya pada sistem AC central dan chiller.

Skema sertifikasi Level 4 ditujukan bagi teknisi yang memiliki kemampuan dalam menangani sistem tata udara dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi. Sertifikasi tersebut sekaligus menjadi bentuk pengakuan terhadap kompetensi profesional yang dimiliki teknisi dalam melaksanakan pekerjaan sesuai standar yang dipersyaratkan.

Dalam proses asesmen, peserta tidak hanya dituntut menguasai aspek pengetahuan, tetapi juga harus mampu menunjukkan keterampilan teknis serta penerapan prosedur kerja secara tepat.

Hal tersebut menjadi penting karena sistem AC central dan chiller membutuhkan pemahaman teknis yang komprehensif. Seorang teknisi dituntut mampu memahami sistem dan komponen, melakukan perawatan, menganalisis gangguan atau troubleshooting, menerapkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga melaksanakan proses pengujian dan commissioning.

Dengan proses asesmen yang menyeluruh, kompetensi teknisi dapat diukur berdasarkan kemampuan nyata yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Dorong Profesionalisme Teknisi HVACR

Pelaksanaan uji kompetensi ini menjadi salah satu langkah DPD APITU Jawa Timur dalam mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme teknisi HVACR.

Program tersebut juga menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi tidak hanya menjadi kebutuhan bagi organisasi, tetapi merupakan bagian penting dari perkembangan industri HVACR yang semakin membutuhkan tenaga kerja profesional dan memiliki kemampuan sesuai standar.

Keterlibatan teknisi dari perusahaan seperti PT. Bukaka Inti Aircon dan PT. Interbat juga menunjukkan terbukanya ruang kolaborasi antara organisasi profesi dan dunia industri dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang HVACR.

Melalui program mandiri ini, para praktisi memiliki kesempatan untuk mengukur sekaligus mendapatkan pengakuan atas kompetensi yang telah dimiliki berdasarkan skema sertifikasi yang relevan dengan bidang pekerjaannya.

APITU Jatim Konsisten Tingkatkan Kualitas SDM

DPD APITU Jawa Timur menilai peningkatan kompetensi teknisi merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun industri HVACR yang semakin profesional.

Keberadaan teknisi yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai bidang keahlian diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, efisiensi operasional, serta pelayanan kepada pengguna sistem tata udara.

Ke depan, pelaksanaan kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak praktisi HVACR, baik dari kalangan anggota APITU maupun teknisi yang berasal dari dunia industri.

Dengan semakin banyaknya tenaga profesional yang memiliki kompetensi terukur dan tersertifikasi, DPD APITU Jawa Timur optimistis kualitas sumber daya manusia di sektor HVACR akan semakin kuat dan mampu menjawab tuntutan industri yang terus berkembang.

Uji kompetensi bukan sekadar proses sertifikasi, tetapi menjadi bagian dari langkah membangun teknisi HVACR yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan industri di masa depan.

Dilaporkan oleh Biro IT & Publikasi DPD Jawa Timur
-Fariz

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *