<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Air Conditioner Arsip - APITU Indonesia</title>
	<atom:link href="https://apitu.org/tag/air-conditioner/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://apitu.org/tag/air-conditioner/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Nov 2020 02:04:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://apitu.org/wp-content/uploads/2024/02/logo.png</url>
	<title>Air Conditioner Arsip - APITU Indonesia</title>
	<link>https://apitu.org/tag/air-conditioner/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prakiraan Kebutuhan unit AC di Asia Tenggara khususnya Indonesia</title>
		<link>https://apitu.org/artikel/prakiraan-kebutuhan-unit-ac-di-asia-tenggara-khususnya-indonesia/</link>
					<comments>https://apitu.org/artikel/prakiraan-kebutuhan-unit-ac-di-asia-tenggara-khususnya-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pri Nurhartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2020 02:04:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[DPP]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Air Conditioner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://apitu.org/?p=4424</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apitu.org~Jakarta&#8211;Pendinginan ruang adalah penggunaan energi yang tumbuh paling cepat di gedung-gedung secara global bahkan di ... <a class="cz_readmore" href="https://apitu.org/artikel/prakiraan-kebutuhan-unit-ac-di-asia-tenggara-khususnya-indonesia/"><i class="fa czico-189-arrows-1" aria-hidden="true"></i><span>Baca Selengkapnya</span></a></p>
<p>Artikel <a href="https://apitu.org/artikel/prakiraan-kebutuhan-unit-ac-di-asia-tenggara-khususnya-indonesia/">Prakiraan Kebutuhan unit AC di Asia Tenggara khususnya Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://apitu.org">APITU Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Apitu.org~Jakarta&#8211;Pendinginan ruang adalah penggunaan energi yang tumbuh paling cepat di gedung-gedung secara global bahkan di Asia Tenggara. Penggunaan listrik untuk pendinginan di gedung-gedung di seluruh negara telah meningkat secara dramatis selama beberapa dekade terakhir. Namun saat ini, hanya 15% rumah tangga di Asia Tenggara yang memiliki AC, menunjukkan potensi signifikan untuk pertumbuhan lebih lanjut di pasar utama. Ketika pendapatan meningkat, akses listrik meningkat dan kemakmuran menjadi lebih luas. Bukan tidak mungkin penyejuk udara akan menjadi semakin terjangkau bagi lebih banyak orang di seluruh Asia Tenggara.</p>



<p>Masa Depan Pendinginan di Asia Tenggara mengeksplorasi
perkiraan kenaikan permintaan dalam konsumsi energi, permintaan listrik puncak
dan emisi CO2. Skenario alternatif inilah yang akan mendorong kebijakan
transformasi industri untuk menghasilkan AC yang lebih efisien.</p>



<p>Didorong oleh peningkatan suhu dan pendapatan yang lebih tinggi, kawasan Asia Tenggara khususnya Indonesia diperkirakan akan mengalami lonjakan penjualan AC yang cukup dramatis. Jumlah keseluruhan unit AC pada tahun 2040 dapat meningkat dari 40 juta unit pada tahun 2017 menjadi 300 juta unit pada tahun 2040, setengahnya terdapat di Indonesia.</p>



<p>sumber :Badan Energi Internasional (IEA)<br>Penulis :Pri Nur Hartono (APITU Indonesia)</p>
<p>Artikel <a href="https://apitu.org/artikel/prakiraan-kebutuhan-unit-ac-di-asia-tenggara-khususnya-indonesia/">Prakiraan Kebutuhan unit AC di Asia Tenggara khususnya Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://apitu.org">APITU Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://apitu.org/artikel/prakiraan-kebutuhan-unit-ac-di-asia-tenggara-khususnya-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Skema dan Fungsi Relay</title>
		<link>https://apitu.org/artikel/skema-dan-fungsi-relay/</link>
					<comments>https://apitu.org/artikel/skema-dan-fungsi-relay/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Biro Litbang]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Sep 2018 02:33:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Air Conditioner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://apitu.org/?p=1752</guid>

					<description><![CDATA[<p>Relay Kompressor/Outdoor Relay ini berfungsi Mengaktifkan dan menonaktifkan Outdoor,Outdoor akan Aktif ketika temperature Ruangan lebih ... <a class="cz_readmore" href="https://apitu.org/artikel/skema-dan-fungsi-relay/"><i class="fa czico-189-arrows-1" aria-hidden="true"></i><span>Baca Selengkapnya</span></a></p>
<p>Artikel <a href="https://apitu.org/artikel/skema-dan-fungsi-relay/">Skema dan Fungsi Relay</a> pertama kali tampil pada <a href="https://apitu.org">APITU Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Relay Kompressor/Outdoor</strong></p>
<p>Relay ini berfungsi Mengaktifkan dan menonaktifkan Outdoor,Outdoor akan Aktif ketika temperature Ruangan lebih besar dari temperature setingan,dan Non aktif setelah Temperature Tercapai. Relay Aktif dan non aktif dengan memutus supply Negatif dari Coil relay Supply ini di atur Oleh IC ULN 2003.<br />
Gambar relay</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1754" src="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/relay1.png" alt="" width="259" height="131" /> <img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1755" src="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/relay2.png" alt="" width="183" height="204" /></p>
<p>Cara Ukur relay :<br />
&gt; Ukur dengan Tester dengan sekala 1Kilo.<br />
&gt; Ukur Coil/Kumparan ( Pin 1 dan Pin 2 ) Harus menunjukan nilai tertentu,Bila tidak Berarti   Kumparan Putus</p>
<ol>
<li><strong>Relay Fan Indoor</strong><br />
Cara kerja Sama seperti relay Kompressor hanya Daya nya lebih kecil , Relay terdiri dari 2 atau 3 Relay tergantung dari Jumlah speed Fan,Ketika Posisi Fan kita atur High maka Relay High lah yg akan On demikian juga saat Posisi Medium atau Low.</li>
<li><strong>SSR Fan indoor</strong><br />
SSR merupka kepanjangan dari Solid state relay, Sama seperti relay SSR berguna mengontrol Fan indoor , Tetapi Tidak menggunakan kontak/Coil,SSR menggunakan Rangkaian Semi conductor didalamnya.<br />
Gambar dan Skema SSR</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1756" src="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/relay3.png" alt="" width="352" height="149" srcset="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/relay3.png 352w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/relay3-300x127.png 300w" sizes="(max-width: 352px) 100vw, 352px" /> <img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1757" src="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/relay4.png" alt="" width="204" height="204" srcset="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/relay4.png 204w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/relay4-150x150.png 150w" sizes="auto, (max-width: 204px) 100vw, 204px" />Cara kerjanya adalah Arus Perintah dari mikro control Masuk ke Input SSR,Mengaktifkan LED internal,Cahaya led mengaktifkan Sensor peka cahaya dan mengaktifkan Rangkaian Triac.<br />
Untuk mendapatkan Putaran High atau low Masukan SSR disesuaikan untuk mendapatkan besaran Output yg sesuai dengan Kecepatan Motor.<br />
SSR diatas merupakan SSR yg sudah Dalam satu paket Part,adapun Yg terpisah Menggunakan TRIAC dan Photo coupler.</p>
<p>Sama seperti SSR Satu paket,SSR ini menggunakan Input untuk Mengaktifkan led,Hanya Bagian nya terpisah antara Triac dan Photo couplernya.<br />
Cara pengecekan SSR<br />
&gt; Menggunakan  Ohm meter,Ukur Kaki No.3 dan 4, Sama seperti diode/Led kaki no. 3 4 Ada nilai bila diukur satu arah,Bila bolak balik,Short,Tidak ada nilai maka SSR rusak.<br />
&gt; Begitu pula Yg menggunakan Photocoupler ukur kaki no. 1 dan 2.</li>
</ol>
<p>Disusun dan dipublikasikan oleh BIRO LITBANG APITU Indonesia<br />
PUJIONO/red</p>
<p>Artikel <a href="https://apitu.org/artikel/skema-dan-fungsi-relay/">Skema dan Fungsi Relay</a> pertama kali tampil pada <a href="https://apitu.org">APITU Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://apitu.org/artikel/skema-dan-fungsi-relay/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dasar Elektronika dan Trouble Shooting Modul Ac Split Bagian 3</title>
		<link>https://apitu.org/artikel/dasar-elektronika-dan-trouble-shooting-modul-ac-split-bagian-3/</link>
					<comments>https://apitu.org/artikel/dasar-elektronika-dan-trouble-shooting-modul-ac-split-bagian-3/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Biro Litbang]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Sep 2018 02:12:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Air Conditioner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://apitu.org/?p=1745</guid>

					<description><![CDATA[<p>[su_button url=&#8221;https://apitu.org/dasar-elektronika-dan-trouble-shooting-modul-ac-split-bagian-2/&#8221; target=&#8221;blank&#8221;]Artikel Sebelumnya[/su_button] Bagian Bagian Control AC Split dan Fungsinya. Microcontrol Micro control Merupakan ... <a class="cz_readmore" href="https://apitu.org/artikel/dasar-elektronika-dan-trouble-shooting-modul-ac-split-bagian-3/"><i class="fa czico-189-arrows-1" aria-hidden="true"></i><span>Baca Selengkapnya</span></a></p>
<p>Artikel <a href="https://apitu.org/artikel/dasar-elektronika-dan-trouble-shooting-modul-ac-split-bagian-3/">Dasar Elektronika dan Trouble Shooting Modul Ac Split Bagian 3</a> pertama kali tampil pada <a href="https://apitu.org">APITU Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>[su_button url=&#8221;https://apitu.org/dasar-elektronika-dan-trouble-shooting-modul-ac-split-bagian-2/&#8221; target=&#8221;blank&#8221;]Artikel Sebelumnya[/su_button]</p>
<p><strong>Bagian Bagian Control AC Split dan Fungsinya.</strong></p>
<ol>
<li><strong>Microcontrol </strong><br />
Micro control Merupakan IC yg dapat di Program sesuai dengan kebutuhan,Misalkan Untuk Control AC maka IC di program untuk dapat menunjang Kinerja dari AC,Seperti Membaca suhu Temperatur indoor,Temperature Ambient,Mengetahui Kecepatan Fan,Delay Kompressor,Sistem Proteksi dan error indicator.Program nantinya akan mengolah data data tersebut menjadi sebuah Logika untuk menjalan kan system dengan aman.<br />
IC micro control Terdiri dari Beberpa Pin in/out,Pin in menerima masukan  Dari Sensor dan Tombol Seperti Thermis Ruangan,Thermis Pipa,Sensor Tegangan,Sensor Kecepatan Fan dan tombol On/off. Pin out Merupakan Keluaran  Microcontrol yg berupa Arus listrik Yg masih kecil,nantinya Arus ini akan di perkuat Oleh bagian IC penguat untuk Mengaktifkan Relay,Motor steper maupun SSR motor Fan.<br />
Micro control Menggunakan Catu daya/Power Suplly Sebesar 5Vdc,Konfigurasi PIN Tergantung Type dari Type Microcontrol.<br />
Contoh Gambar dan Konfigurasi Pin</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1748" src="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/pin-assign-1.png" alt="" width="1137" height="955" srcset="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/pin-assign-1.png 1137w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/pin-assign-1-300x252.png 300w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/pin-assign-1-1024x860.png 1024w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/pin-assign-1-768x645.png 768w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/pin-assign-1-600x504.png 600w" sizes="auto, (max-width: 1137px) 100vw, 1137px" /></p>
<ol>
<li><strong>Power Suply</strong><br />
Power Suply Merupakan rangkaian sumber tegangan untuk kerja micro control,Suply tegangan terdiri dari 5Vdc untuk supply Micro control dan 12 Vdc untuk Suply Driver motor.<br />
Tegangan input sendiri masih tegangan PLN 220Vac,Untuk menghasilkan Tegangan 5V dan 12V diperlukan Rangkaian Regulatotor Untuk Menurunkan Tegangan dan Merubah Arus AC Menjadi DC.<br />
Regulator sendiri ada dua Macam Yaitu- Sytem Tranformer<br />
Regulator ini menggunakan trafo untuk menurunkan tegangan dari tegangan 220Vac menjadi tegangan Yg lebih Kecil. Tegangan Tersebut masih berupa tegangan Bolak balik/AC untuk itu diperlukan Penyearah,Kapasitor,dan IC Regulator untuk menghasilkan tegangan Yg Konstan.<br />
Rangkaian Power Suply</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1749" src="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/powersupply.png" alt="" width="628" height="222" srcset="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/powersupply.png 628w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/powersupply-300x106.png 300w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/powersupply-600x212.png 600w" sizes="auto, (max-width: 628px) 100vw, 628px" /></p>
<p>Cara Kerja :<br />
&gt; Trafo menurunkan tegangan 220V menjadi 12V-15V.<br />
&gt; Dioda Bridge Merubah Arus AC Menjadi DC,Kapasitor ( ELCO ) Menyimpan dan Menyempurnakan Tegangan DC.<br />
&gt; IC 7812 Menurunkan tegangan dari 15VDC Menjadi 12 Vdc Hal ini bertujuan untuk menghasilkan tegangan Yg konstan,Tidak Terpengaruh oleh Perubahan tegangan PLN.<br />
&gt; IC 7805 Menurunkan tegangan dari 12Vdc menjadi 5Vdc,untuk supply Micro control.</p>
<p>&#8211; System Switching<br />
Pada power supply sistem switching, sinyal AC dari tegangan jala-jala listrik 220V disearahkan lebih dahulu menjadi tegangan DC melalui sebuah rangkaian dioda penyearah dan elko. Tegangan DC hasil penyearahan ini kemudian disaklar on-off secara terus menerus dengan frekuensi tertentu,Oleh IC atau transistor.<br />
SKema Regulator Swicting ac Samsung</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1747" src="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/control.png" alt="" width="626" height="297" srcset="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/control.png 626w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/control-300x142.png 300w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/control-600x285.png 600w" sizes="auto, (max-width: 626px) 100vw, 626px" /></p>
<p>Cara Kerja :<br />
&gt; Dioda Bridge merubah Tegangan 220Vac Menjadi sekitar 300 Vdc ,Dan Disempurnakan &amp;diratakan Oleh  Elco<br />
&gt; IC TNY Menswitching/Memberi Pulsa on off Pada Lilitan Primer Ferit Transformer,Besarnya Frequenzi berkisar 200Khz perdetik<br />
&gt; Pada Lilitan Sekunder menhasilkan Tegangan sekitar 12Volt,Tegangan DiSearahkan dan di Sempurnakan Oleh Elco<br />
&gt; IC 7805 Menurunkan tegangan Menjadi 5Vdc.<br />
&gt; IC 817 berfungsi sebagai Stabiliser tegangan Output, IC 817 Mendapat tegangan dari Output dan Mengirim Sinyal / Perintah pada IC TNY untuk Mengurangi atau menaikan Frequnsi Apabila terjadi perubahan Tegangan Output.</li>
<li><strong>Penguat Output Micro Control</strong></li>
</ol>
<p>Telah kita ketahui bahwa Tegangan Output dari Micro Control Masih lemah,Untuk Menaikan nya diperlukan Rangkaian Penguat  supaya dapat mengaktifkan Motor atau relay ( Kecuali Indikator Led sudah mampu di aktifkan langsung Oleh Microcontrol ).<br />
Penguat pada control AC umumnya menggunakan IC ULN 2003.</p>
<p>Gambar ULN 2003</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1750" src="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/uln.png" alt="" width="603" height="523" srcset="https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/uln.png 603w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/uln-300x260.png 300w, https://apitu.org/wp-content/uploads/2018/09/uln-600x520.png 600w" sizes="auto, (max-width: 603px) 100vw, 603px" /></p>
<p>IC ini mempunyai 16 kaki terdiri dar tegangn input Vcc 12volt ( Pin 9 ),Ground ( Pin 8 ),Input ( Pin 1-Pin 7 ) Pin out ( Pin 10-Pin 16 ).<br />
Cara kerja IC ini Pin Input Menerima sinyal dari Micro control dan akan mengaktifkan Pin Out untuk menjalankan relay atau Motor</p>
<p>Disusun dan dipublikasikan oleh BIRO LITBANG APITU Indonesia<br />
PUJIONO/red</p>
<p>Artikel <a href="https://apitu.org/artikel/dasar-elektronika-dan-trouble-shooting-modul-ac-split-bagian-3/">Dasar Elektronika dan Trouble Shooting Modul Ac Split Bagian 3</a> pertama kali tampil pada <a href="https://apitu.org">APITU Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://apitu.org/artikel/dasar-elektronika-dan-trouble-shooting-modul-ac-split-bagian-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
